Prisma adalah benda bening yang terbuat dari gelas yang dibatasi
oleh tiga bidang sisi datar sehingga berpotongan menurut garis sejajar dan
membentuk sudut tertentu. Salah satu bidang sisi prisma tidak bening sedangkan
dua bidang sisi lainnya bening. Kedua bidang sisi yang bening ini disebut bidang
pembias.
Pada prisma terjadi dua kali pembiasan, dari udara ke kaca dan
kaca ke udara. Berkas sinar datang dibiaskan oleh bidang pertama. Selanjutnya,
sinar bias itu akan dibiaskan kembali oleh bidang batas kedua, yaitu ketika
meninggalkan prisma. Namun, pada prisma sinar yang datang menuju prisma dan
sinar yang keluar prisma tidak sejajar.
Berarti sinar yang keluar dari prisma mengalami penyimpangan.
Penyimpangan ini disebut deviasi. Sudut yang dibentuk oleh penyimpangan
tersebut disebut sudut deviasi. Penyimpangan terbentuk karena perpanjangan sinar
datang dan perpanjangan sinar bias yang meninggalkan prisma. Apabila besar
sudut datang diubah, maka besar sudut deviasi juga berubah.